Menjadi kontributor Shutterstock ternyata menyenangkan

99designs, freelance designs, freelance desain, pekerjaan freelance, vector, belajar desain, desain, desain grafis, wawa design, download vector, download vector gratis, logo, logos, vector, 99designs freelance, shutterstock, freepik, desain terbaik, sekolah desain, desain gratis, sekolah desain gratis, download mockup gratis, download font gratis, tips dan trik 99designs, dollar, ilustrasi, coreldraw, grafis desain, freelance desain grafis, freelance desain grafis jogja, freelance desain grafis bandung, freelance desain grafis sumatra, freelance desain grafis kalimantan, freelance desain grafis sulawesi, freelance desain grafis jawa, freelance desain grafis bali, freelance desain grafis maluku, freelance desain grafis jakarta, freelance desain grafis DKI, freelance desain grafis jayapura, freelance desain grafis papua, freelance desain grafis solo, freelance desain grafis semarang, lowongan kerja desain, lowongan kerja desain grafis, 99design contest, daftar 99design, cara mengikuti kontes 99designs, cara memahami brief di 99designs, belajar desain yang benar, kursus desain, kuliah desain, seni desain, download gambar lucu, download font gratis, seni, art desain, desain modern, cara jual gambar, cara download gambar, cara download font, cara jual foto, cara belajar desain, cara mendesain yang benar, belajar vector, belajar photoshop, cara membuat logo, cara membuat desain web, cara membuat desain ilustrasi, gambar anak-anak, download gambar lebaran, download gambar idul fitri, kartu ucapan, membuat desain yang menarik, desin, desain, grafis, font terbaik, font jelek, font 99designs, font logo, font web, font gratis, font free, membuat font, menjual font, kartu ucapan gratis, vector kartu ucapan, situs belajar desain grafis, blog desain jogja, blog desain infonesia, blog desain bahasa indonesia, ingin belajar desain, desain website terbaik, vector gambar rumah, vector gambar lucu, desain rumah, desain halaman, desain kamar, desain kamar untuk anak-anak, warna terbaik untuk logo, kartu valentin, belajar desain rumah, belajar desain kaos, belajar desain 3D, belajar desain arsitek, belajar desain baju, belajar desain web, belajar desain grafis yang benar, belajar coreldraw, belajar adobe illustrator

Menjadi kontributor Shutterstock ternyata menyenangkan, pertama kali bergabung menjadi kontributor Shutterstock, saya hanya bermodalkan nekat saja. Diawal pertama kali bergabung saya hanya bermodalkan 50 stock vector yang siap untuk diupload, ketika itu saya masih bekerja disalah satu perusahaan periklanan.

Ketika itu saya hanya iseng mendaftar menjadi kontributor di Shutterstock, entah ada angin apa setelah selesai mengupload desain di Shutterstock selang beberapa hari terbesit pikiran untuk resign dari tempat kerja untuk fokus menjadi kontributor Shutterstock.

Saat sudah benar-benar keluar dari tempat kerja, waktu itu baru mendapatkan pendapatan dari Shutterstock hanya cukup untuk beli pulsa. Ya, beginilah kalau bermodalkan nekat saja ketikan memutuskan pilihan yang belum matang untuk dipilih.

Awalnya setelah satu bulan jalan menjadi kontributor, terbesit pikir apa iya aku bisa sukses disini toh kalau saja nasib sial menimpaku atau takdir berkata lain tentang keputusanku ini, gagal menjadi kontributor toh saya masih bisa mencari pekerjaan lain atau daftar-daftar pekerjaan lagi.

Namun ketika 3 bulan berjalan akhirnya nasib baik mendatangiku juga, bisa dibilang pendapatanku dari hasil jualan vector di Shutterstock sudah mulai berasa, ya lumayanlah waktu itu sudah hampir sama dengan gaji bulananku ketika masih kerja diperusahaan.

Lalu bagaimana dengan hasil yang sekarang dari menjadi usaha microstock?

Emm, maaf saya tidak bisa memberikan screen capture dari hasil bulanan yang saya dapatkan dari jualan vector gambar. Untuk menghindari dari efek negatif kontributor lainnya yang hanya mengincar dollar saja. Terlalu banyak kontributor nakal dan curang bahkan menjiplak karya desain dari kontributor lainnya.

Alasanku memilih pekerjaan menjadi kontributor microstock:
  1. Tidak adanya klien yang bisa membuat pusing (Sebenarnya saya juga menjadi desainer di 99designs karena saya sudah sangat sering menghadapi klien disana makanya saya merasa nyaman sekali ketika menjadi kontributor microstock, serasa dunia ini indah sekali tanpa adanya klien dan revisi desain).
  2. Bebas untuk membuat desain apa saja pokoknya (Ketika kerja di 99designs terkadang merasa kurang bisa merasa bebas ketika membuat desain, namun beda cerita ketika menjadi kontributor microstock, bisa membuat desain apa saja yang ada dibenak dan menjualnya. Enak sekali pokoknya).
  3. Hanya membuat satu desain dan kita bisa menjualnya berulang-ulang kali dan sebanyak-banyaknya, perlu kalian tahu microstock ada banyak sekali lho, jadi kalian bisa menebar kesemua microstock dan kalian bisa bayangkan sendiri hasilnya. Enak kan?

Namun ada hal lain yang bisa menjadi pertimbangan untuk kalian jika kalian ingin menjadi kontributor microstock:
  1. Kalian harus memiliki ratusan dahkan ribuan desain stock untuk kalian jual (Semakin banyak stock desain kalian maka hal ini akan semakin bagus untuk kedepannya, karena satu desin dari kalian hanya dihargai $0,25 - $0,50 murah baget ya, lalu kapan kayanya. Nah disitulah peran besar dari stock desain yang kalian miliki, semakin banyak stock ya semakin banyak pula penghasilan kalian).
  2. Memerlukan banyak waktu atau fulltime (Kenapa bisa begitu? ya, coba pikir saja jika kalian dalam sehari hanya memiliki waktu untuk membuat desain satu saja dan coba kalikan satu tahun kalian hanya memiliki 300 desain stock saja, lalu kapan kayanya. Banyak kontributor yang memiliki banyak waktu untuk membuat desain bahkan ada juga yang mampu membuat seratus desain dalam sehari. Saya sendiri menargetkan lima puluh desain untuk seharinya, jadi sekarang sudah memiliki puluhan ribu stock desain yang saya miliki dan tersebar di banyak microstock).
  3. Menjadi kontributor microstock seperti halnya investais (Jika bermodalkan hanyak main-main atau coba-coba maka hasilnya pun juga main-main saja mungkin hanya cukup untuk beli permen saja).

Serius untuk menekuni bidang ini maka hasil yang kalian dapatkan juga akan serius, karena bukan hanya menjadi kontributor Shutterstock saja namun masih ada banyak sekali pilihan yang pantas kalian ikuti dan dapatkan hasil yang doubel dari penjualan desain vector kalian.

Jadi itulah beberapa cerita singkat menjadi kontributor dan beberapa tips yang bisa berguna untuk kalian. Apa kalian ini bergabung menjadi kontributor Shutterstock? Caranya cukup mudah kalian tinggal klik disini dan mulai bergabung sekarang juga.

Tetap semangart dan sehat selalu.

Previous Post Next Post